Minggu, 24 Desember 2017, saya dan lima teman saya menjejaki puncak Gunung Tangkuban Perahu. Traveling kali ini kami sebut J3 (Jalan-Jalan Jones), enam orang Pemuda Jones yang penasaran dengan keelokan Tangkuban Perahu yang terletak di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, berjarak sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung.
Kami menempuhnya lewat jalur darat menggunakan sepeda motor. Berangkat dari Kota Tangerang dan berakhir di Tangkuban Perahu, Bandung. Lumayan jauh ya...
Keindahan Tangkuban perahu, yang merupakan kawah yang masih aktif ini, sangat dan sangat luar biasa menakjubkan. Kabutan asap dari dasar kawah menguap dan bermuara pada langit puncak gunung dengan ketinggian 2084 Mdpl ini.
Jejak lelehan belerang panas, menguatkan persepsi bahwa gunung api ini masih aktif. Hemmmm,,, tapi jangan khawatir ya, karena insyaallah tidak akan meletus seperti Gunung Merapi yang tujuh tahun lalu menelan ratusan korban jiwa hehehe.
Lekukan tepinya berhias bebatuan hitam. Membentang jauh mengelilingi cekungan raksasa seluas ratusan hektar ini. Panorama eksotis semakin terasa, saat berdiri di tepi sebelah selatan kawah ini. Dari ujung ke ujung lainnya, tanpak jelas dengan mata telanjang, rasanya tak ingin berkedip.
Sungguh luar biasa ciptaan Allah yang satu ini. Di balik cerita rakyat tentang Legenda Sangkuriang, ternyata inilah alasan ribuan wisatawan bermacet-macetan mengunjungi tempat ini, termasuk saya. Sebuah panorama eksotis yang menurut legenda merupakan Perahu Sangkuriang yang terbalik, setelah ditendang olehnya karena kecewa tidak dapat memenuhi syarat untuk menikahi Dayang Sumbi yang merupakan ibunya sendiri.
Terlepas dari legenda Sangkuriang, Tangkuban Perahu adalah satu dari sekian surga alam yang Tuhan ciptakan.
***
Mau berbisnis, klik di sini
Kami menempuhnya lewat jalur darat menggunakan sepeda motor. Berangkat dari Kota Tangerang dan berakhir di Tangkuban Perahu, Bandung. Lumayan jauh ya...
Keindahan Tangkuban perahu, yang merupakan kawah yang masih aktif ini, sangat dan sangat luar biasa menakjubkan. Kabutan asap dari dasar kawah menguap dan bermuara pada langit puncak gunung dengan ketinggian 2084 Mdpl ini.
Jejak lelehan belerang panas, menguatkan persepsi bahwa gunung api ini masih aktif. Hemmmm,,, tapi jangan khawatir ya, karena insyaallah tidak akan meletus seperti Gunung Merapi yang tujuh tahun lalu menelan ratusan korban jiwa hehehe.
Lekukan tepinya berhias bebatuan hitam. Membentang jauh mengelilingi cekungan raksasa seluas ratusan hektar ini. Panorama eksotis semakin terasa, saat berdiri di tepi sebelah selatan kawah ini. Dari ujung ke ujung lainnya, tanpak jelas dengan mata telanjang, rasanya tak ingin berkedip.
Sungguh luar biasa ciptaan Allah yang satu ini. Di balik cerita rakyat tentang Legenda Sangkuriang, ternyata inilah alasan ribuan wisatawan bermacet-macetan mengunjungi tempat ini, termasuk saya. Sebuah panorama eksotis yang menurut legenda merupakan Perahu Sangkuriang yang terbalik, setelah ditendang olehnya karena kecewa tidak dapat memenuhi syarat untuk menikahi Dayang Sumbi yang merupakan ibunya sendiri.
Terlepas dari legenda Sangkuriang, Tangkuban Perahu adalah satu dari sekian surga alam yang Tuhan ciptakan.
***
Mau berbisnis, klik di sini

Ditunggu postingan slnjtnya bang 🤩
BalasHapusTerimakasih kunjungannya mba. Tunggu postingan selanjutnya😊
BalasHapus